Rabu, 24 November 2010

Sekilas Mengenai Rem Dengan Sistem ABS

duniaOTO.com - ABS adalah abreviasi untuk sistim pengereman anti penguncian. ABS telah menjadi fitur kemanan yang kepopulerannya semakin meningkat dan ditampilkan di lebih dari separuh mobil-mobil baru. Ide dibalik pengereman anti penguncian pada dasarnya sederhana. Tak terkecuali rem anti penguncian milik Suzuki Escudo 2.0. Intinya, perangkat ini dirancang untuk mencegah selip, dan membantu pengemudi dalam menetapkan kendali pada setir didalam situasi pengereman mendadak.

Sehingga, efek ABS ini memang dapat mencegah roda kendaraan untuk mengunci, mengurangi jarak yang diperlukan untuk berhenti dan memperbaiki pengendalian pengemudi disaat pengereman mendadak. Penyempurnaan atau perbaikan yang paling terasa adalah saat permukaan licin di mana faktor hambatan “drag factor” sangat rendah. Disini, ABS dapat mengurangi jarak pengereman secara signifikan dan mencegah kehilangan kendali.

Peran ABS kian nyata ketika pengendara melakukan pengeraman dengan tenaga ekstra berat. ABS memungkinkan tetapnya pengendalian kendaraan. Pada dasarnya ABS pada ke-empat roda mencegah seluruh roda selip “skidding”. Ia juga memungkinkan pengendara untuk menyetir kendaraan dan tetap mengerem disaat yanng bersamaan.

Ada dua macam tipe ABS; Roda Empat (Four Whell) dan Roda Belakang (Rear-Wheel). ABS four wheel seperti yang digunakn pada Escudo 2.0 tentu bekerja lebih baik dibanding model dua roda belakang seperti yang digunakan SUV lainnya. Sehingga dapat memberikan jaminan optimal untuk membantu anda mengendalikan kendaraan dan lebih stabil di saat situasi pengereman mendadak.
[cq]
sumber:hubdat.web.id
Dapatkan info lain mengenai bengkel modifikasi mobil & bengkel modifikasi motor di ster1.karir.com

Mobil Berbahan Bakar Alternatif

duniaOTO.com - Lagi-lagi Chrysler membuat terobosan baru. Kali ini masih soal pengembangan mobil dengan emisi nol (zerro emision). Teknologi baru ini akan digunakan untuk mobil minivan. Dengan teknologi ini, mobil tak lagi mengandalkan bahan bakar dari fosil. Mereka memanfaatkan senyawa campuran dari natrium dan hidrogen yang didapat dari proses kimiawi sodium borohidrat. Senyawa hasil akhir berupa kandungan kimia yang jenisnya “dekat” dengan borax seperti yang biasa digunakan sebagai campuran detergent.

Untuk memisahkan kandungan hidrogen dari sodium borohidrat, mereka akan menggunakan katalis khusus yang dikembangkan Millennium Cell (MC). MC adalah perusahaan pengolah sejumlah senyawa kimia yang berbasis di Eatontown, New Jersey, Amerika Serikat. Untuk melakukan katalisasi sodium borohidrat tersebut dapat dilakukan dalam sebuah reaktor besar, tapi ini masih sebatas ide.

Setelah melalui serangkaian proses uji coba, ternyata Minivan dapat berjalan sejauh 300 mil dengan menggunakan 54 galon sosium borate sebagai bahan dasar awal yang kemudian dikonversi menjadi turunan natrium dan hidrogen. Dengan temuan ini, menurut Moore, salah seorang teknisi dari Chrysler, nantinya akan diperlukan stasiun pompa bensin yang sekaligus mempunyai instalasi pengolahan senyawa “deterjen” ini. Hmm, hebat juga mobil ini.
[cq/diaz]
sumber:hubdat.web.id
Dapatkan info lain mengenai bengkel modifikasi mobil & bengkel modifikasi motor di ster1.karir.com

Mobil Hybrid : Jawaban Untuk Kelestarian Alam

duniaOTO.com - Mobil hibrida telah memberikan jawaban pasti untuk meselaraskan antara kebutuhan trasportasi dengan lingkungan hidup. Selain hemat, juga sangat bersahabat.

Hibrida bukan monopoli istilah di sektor pertanian. Fakta itu dapat Anda temukan pada Gaikindo Auto expo ke 10 yang digelar di Balai Sidang Jakarta Convention Center, 6-12 September lalu. Pada pameran mobil kali ini PT. Toyota Astra Motor, agen tunggal Toyota, mempertontonkan mobil hibrida, namanya Toyota Prius. Seperti halnya muasal kelapa atau jagung hibrida, pengembangan Prius juga berawal dari pemikiran untuk menghasilkan mobil dengan varitas pilihan. Utamanya bila ditilik dari sumber tenaga yang digunakan.

Di bawah kap mesin mobil ini tersimpan dua pemasok tenaga: mesin bensin 1.500cc dan motor listrik. Ya lantaran itu Prius lantas disebut mobil hibrida. Mobil dengan dua sumber tenaga yang keduanya memiliki keunggulan masing-masing. Mesin bensin memiliki kelebihan di faktor keluwesan penggunaannya, sedang motor listrik dibilang unggul lantaran tidak menghasilkan emisi gas buang. Kedua keunggulan itu lantas dikawin silangkan.

Kini, beberapa pabrikan mobil tengah giat mengembangkan mobil semacam ini untuk menselaraskan antara kebutuhan sarana transpotasi umat manusia dengan alam sekitar. Caranya, dengan mengabungkan dua sistem pemasok tenaga untuk mendapatkan penghematan bahan bakar berlipat ganda dan emisi gas buang yang sangat bersih, tapi masih luwes dikendarai dimanapun.

Salah satu pabrikan yang telah berhasil mewujudkan mobil impian masa depan itu adalah Toyota. Tiga tahun lalu, tepatnya Desember 1997, pabrik mobil nomor satu di negeri Sakura ini telah memulai memasarkan mobil bertenaga ganda itu ke pasar lokal. Hasilnya sungguh fantastik. Selain mampu menjawab tantangan kebersihan lingkungan yang dibakukan dalam J-ULEV (Japan Ultra Low Emission Vehicle), Prius juga telah mendapat pengakuan dunia sebagai produk yang akrab lingkungan.

Menurut klaim Toyota, konsumsi bahan bakar Prius mencapai 29km/liter atau dua kali lebih efisien dibanding mobil konvensional. Sedang polusi gas buangnya dapat dibikin 90% lebih bersih dari regulasi yang diberlakukan di negeri Jepang. Lantas, apa rahasianya? Salah satunya dengan memasang mesin efisiensi tinggi. Sebagai pemasok tenaga pertama, Toyota mendaulat mesin twincam (DOHC: Double Overhead Camshaft) berkapasitas 1.500cc tipe 1NZ-FXE yang dilengkapi dengan teknologi VVT-i (Variable Valve Timing intelligent). Yakni, teknologi pengaturan waktu pembukaan dan penutupan katup masuk dan katup buang pada mesin itu untuk mengkopromuikan antara respon akselerasi, hemat bahan bakar, dan pengurangan emisi gas buang.

Upaya lain yang dilakukan Toyota untuk menekan konsumsi bahan bakar Prius adalah mematikan mesin selagi mobil berhenti dan deselerasi. Saat berjalan pertama kali, Prius hanya mengandalkan sumber tenaga motor listrik yang mendapat catu daya dari bateri jenis nickel-metal hydride. Hal yang sama juga terjadi selagi mobil masih berjalan lambat hingga kecepatan sedang. Pada pengendaraan normal, mesin bensin segara mengambil alih. Kali ini mesin bensin itu akan memutar roda secara langsung melalui hubungan mekanis dan memutar generator untuk menghidupkan motor listrik. Ketika mobil butuh tenaga ekstra, misalnya untuk berakselerasi atau berjalan menanjak, baterai akan difungsikan untuk menambah tenaga. Sehingga, kinerja mobil ini menjadi sangat bagus lantaran digerakkan oleh dua sumber tenaga: ya mesin bensin, juga motor listrik.

Yang menarik lagi ketika mobil ini diperlambat, misalnya direm, berjalan menurtuin, atau pedal gasnya dilepas. Pada keadaan ini sistem rem regeneratif akan menagkap energi dari roda yang menggelinding . Caranya, motor listrik akan berubah secara otomatis menjadi generator untuk mengkonversi energi kinetik menjadi aliran listrik yang bakal disimpan di dalam baterai. Untuk kondisi pengendaraan ini mesin bensin dan generator bakal dimatikan agar terjadi penghematan bahan bakar dan penurunan emisi secara signifikan. Untuk selanjtnya, ketika muatan energi listrik di dalam baterai mulai menurun, secara otomatis mesin beranjak hidup memutar generator untuk mensuplai arus listrik baterai.

Lantas, apakah Prius telah layak disebut mobil hijau (baca: ramah lingkungan) yang sempurna? "Mungkin belum. Tapi setidaknya telah menjadi langkah besar yang layak ditindak lanjuti," sebut Akihiro Wada, wakil direktur eksekutif untuk pengembangan teknologi dan produksi Toyota Motor Corporation. Sejauh ini, lanjut Akihiro, Prius baru terbukti mampu menghemat konsumsi bahan bakar untuk pengendaraan dalam kota. Sedang pada pengendaraan luar kota, yang membutuhkan pasokan tenaga cukup, masih perlu pengembangan lebih lanjut. Meski begitu, Prius tergolong mobil masa depan yang telah layak diproduksi masal untuk bersaing dengan mobil konvensional. Pasalnya, kata Wada, modelnya menarik, hingga memiliki prospek yang bakal mendatangkan keuntungan.

Terlepas dari aspek bisnis yang sedang diteropong TMC, yang pantas dicatat di dalam buku sejarah otomotif adalah kepeloporannya. Yang terpenting,diabad ini telah ada yang memulai untuk mengkreasi secara nyata mobil ramah lingkungan layak produksi. Hasilnya memang belum maksimal, tapi akan menjadi langkah awal yang sangat berarti.
[cq]
sumber:hubdat.web.id
Dapatkan info lain mengenai bengkel modifikasi mobil & bengkel modifikasi motor di ster1.karir.com

Mobil Turbin Bisa Secepat Pesawat

duniaOTO.com - Jakarta - Selamat datang, mobil ber-turbin. Kalimat itu yang muncul, menyusul penemuan International Automated System Inc (IAS), Amerika Serikat, yang mampu membuat mesin turbin jenis baru dengan ukuran kecil.

Turbin ukuran kecil itu, beberapa waktu lalu telah diuji coba didepan sekitar 15 ahli, di laboratorium Universitas Brigham Young. Dan ternyata sukses. Menurut President IAS, Neldon Johnson, mesin turbin hanya berukuran sepersepuluh mesin konvensional. Begitu juga biaya pengadaan maupun operasionalnya. Ukuran kecil, tapi mampu menghasilkan daya output besar, dan dapat diperkecil sesuai kebutuhan.

Bobot turbin berdaya output 600 hp, hanya sekitar 25 kg. Dengan bobot sebesar itu, mesin itu cukup praktis dan mudah dipergunakan, termasuk untuk menggerakkan kendaraan bermotor. Wajar, jika banyak kalangan yang memperkirakan sebentar lagi akan datang mobil generasi baru dengan Turbin.

Selama ini, mobil memanfaatkan pembangkit daya dengan sistem pembangkit dalam. Karena turbin konvensional berukuran sangat besar, terbatas dimanfaatkan untuk jenis kendaraan besar seperti pesat terbang. Jika generasi Mobil Berturbin tiba, maka mobil akan mampu memiliki kecepatan tinggi.

Nampaknya, harapan itu tak berlebihan. Apalagi berdasarkan hasil uji itu, mesin turbin itu punya kelebihan mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar hingga dua kali lipat, dan ongkos perawatannya pun dapat ditekan. Jenis bahan bakarnya pun bisa bervariasi, baik bensin, solar bahkan batubara.

"Inilah saat tebat bagi sebuah teknologi yang dapat menyelamatkan manusia dari krisis energi yang sedang kita hadapi, "kata Johnson.

Mesin baru itu masih menunggu hak paten, dan diharapkan dapat diproduksi secara komersial akhir tahun 2001. Bukan hanya untuk mobil, turbin itu bisa dimanfaatkan segala jenis peralatan pokok rumah tangga. Ya, selamat datang mobil berturbin.
[cq]
sumber:hubdat.web.id
Dapatkan info lain mengenai bengkel modifikasi mobil & bengkel modifikasi motor di ster1.karir.com

Vehicle Identification Number

duniaOTO.com - VEHICLE Identification Number atau yang lazim disebut dengan VIN menjadi istilah yang teramat populer setelah pemerintah mengharuskan para importir wajib menyertakan salah satu identitas kendaraan ini ketika ingin mengimpor mobil itu. Pemerintah memang menganggap VIN ini penting disertakan dalam pengajuan TPT (Tanda Perdaftaran Tipe) kendaraan bermotor yang akan diimpor lantaran dengan VIN ini dapat dilihat secara jelas indentitas dan sebagian spesifikasi mobil itu.

VIN ini boleh diibaratkan sebagai kartu penduduk atau nomor paspor mobil itu. Jumlah huruf dan nomor yang tercantum dalam VIN ini ada tujuh belas digit. Setiap digit tentu saja mempunyai arti dan pengertian yang sangat spesifik.

Digit pertama hingga ketiga, menunjukkan pabrikan dan dimana mobil itu dibuat. Digit keempat menunjukkan mesin yang digunakan, sedang digit kelima memberikan keterangan tentang jenis kendaraan itu. Misalnya, untuk huruf D menunjukkan bahwa mobil itu jenis truk atau pikap.

Sedang digit keenam, --yang ditulis dari angka 0-9, menunjukkan pergantian model mobil itu. Sementara digit ketujuh, dapat digunakan untuk menentukan tipe bodi mobil itu. Misalnya, 1 berarti mobil itu memiliki jarak poros roda standar, sedang angka 2 mengisyratkan bahwa mobil itu jenis sasis panjang atau long wheelbase. Angka 4 menunjukkan bahwa mobil itu jenis wagon, sedang angka 7 berarti mobil jenis wagon dengan empat pintu.

Huruf yang terletak pada digit kedelapan, menunjukkan informasi tambahan lain. Misalnya, bila huruf S berarti standar, huruf Y berarti model empat penggerak roda (4WD), sedang H menandakan kalau mobil itu jenis tugas berat atau heavy duty.

Sementara digit kesembilan, hanya diperankan sebagai “check digit”. Kode ini oleh pabrik digunakan sebagai identitas khas saja. Biasa dinyatakan dalam angka 0-9 atau huruf X saja.

Digit ke sepuluh termasuk sangat penting artinya. Soalnya, melalui digit ini dapat diketahui tahun pembuatan mobil itu. Dinyatakan dengan huruf. Bila hurufnya M, berarti buatan tahun 1991. Huruf N artinya buatan tahun 1992, begitu seterusnya.

Sedang digit kesebelas, menunjukkan dimana mobil itu dirakit atau mengalami proses pabrikasi. Tentu saja, setiap merek memiliki kode sendiri. Nissan misalnya, menggunakan huruf W untuk menunjukkan bahwa mobil itu hasil pabriknya yang berada di Kyushu, Jepang. Nah untuk digit ke 12 dan seterusnya hanya menunjukkan nomor seri mobil itu saja. Jadi tidak berarti apa-apa kecuali sekedar urutan produksi saja.
[cq]
sumber:hubdat.web.id
Dapatkan info lain mengenai bengkel modifikasi mobil & bengkel modifikasi motor di ster1.karir.com

Menghilangkan Embun Kaca Saat Hujan

duniaOTO.com - UNTUK mobil dengan pendingin ruangan (AC), embun yang sering kali mengganggu pandangan kaca bagian dalam memang gampang diusir. Tinggal operasikan saja sistem AC-nya, dan semua kabut pun bakal hilang seketika. Tetapi, ketika sistem AC itu tak bekerja normal, memang sedikit repot. Mengusap-usap kaca bagian dalam dengan lap kanebo basah, memang dapat membantu mengusir penghalang pandangan itu. Tetapi, cara ini juga agak repot juga.

Tetapi, Anda tak perlu gusar dulu. Ternyata, sampo rambut dapat digunakan juga untuk menghardik embun penghalang pandangan ini. Caranya, oleskan sedikit sampo di bagian dalam kaca mobil Anda secara merata, tetapi tipis-tipis saja. Cara ini dijamin dapat membuat kaca depan mobil Anda jernih dan tak perlu dilap lagi berulang kali. Lantaran itu, tak ada salahnya bila Anda selalu menyiapkan sebotol kecil sampo di bagain dalam mobil ketika berkendara di musim hujan atau pergi ke luar kota.

Lain lagi bila penghapus kaca depan ogah dioperasikan. Untuk urusan ini, Anda dapat memanfaatkan tembakau rokok kretek atau tembakau jenis lainnya. Caranya, oleskan tembakau ini di bagian luar kaca depan. Memang agak aneh, tetapi kemujarabannya telah teruji. Cobalah!
[cq]
sumber:hubdat.web.id
Dapatkan info lain mengenai bengkel modifikasi mobil & bengkel modifikasi motor di ster1.karir.com

Fungsi Lampu Dim dan Klakson

duniaOTO.com - Sopan santun berlalu lintas di negeri kita memang sudah lama sekali kita lupakan. Maklum, untuk mendapatkan surat ijin mengemudi (SIM) di negeri ini, ukurannya memang bukan keterampilan membawa kendaraan bermotor. Asal punya KTP dan uang, dijamin bisa mendapatkan kartu yang jaman dulu sering disebut dengan rebues itu. Jangankan bagaimana cara berkendara yang benar, menggunakan lampu dim dan klakson saja banyak sekali pengemudi yang tak mengerti tata caranya. Tak percaya? Amati saja kebiasaan pengemudi di Jalan Tol Jagorawi atau Jalan Tol Jakarta Cikampek. Mungkin, seratus orang pengemudi yang ada, hanya ada tak lebih dari 5 orang yang sebenarnya pantas mendapatkan SIM.

Menurut regulasi berlalu lintas di dunia internasional, yang juga terdapat dalam UU Nomor 14 tahun 1992 tetantang lalu lintas berikut peraturan pemerintah yang menyertainya, klakson dan lampu dim itu hanya boleh digunakan ketika darurat saja. Mestinya, Anda harus segera mematikan lampu dim atau jarak jauh ketika Anda pada kesempatan pertama berpapasan dengan pengendara lain dari arah depan.

Ketika pengemudi lain menggunakan lampu dim berkedip-kedim, itu artinya ia memberikan prioritas kepada Anda untuk bergerak lebih dahulu. Tetapi, tanda ini terkadang berlaku kebalikan di negeri kita. Ini yang salah kaprah.

Ketika Anda mengikuti kendaraan lain di belakangnya, sebenarnya tidak diperbolehkan menyalakan lampu dim. Pasalnya, cara ini dapat menyilaukan kendaraan yang kita ikuti, dan tentu saja sangat membahayakan. Sebaliknya, bila kita tahu diikuti kendaran lain di belakang yang ingin mendahului, sementara jalur sebelah kiri memungkinkan untuk digunakan, sebaiknya kendaraan yang ingin mendahului itu segera diberi kesempatan untuk menyalip. Tetapi, kalau lalu lintas padat, pertahankan jalur yang Anda lalui Berpindah jalur, memang diperbolehkan, tetapi harus dilakukan setelah jalur benar-benar aman .

Cuma persoalannya, cara berlalu lintas yang benar, memang sudah menjadi barang langka di negeri ini. Ketika seseorang ingin berkendaraan yang benar, e… malah dapat ejekan. Yang ugal-ugalan, malah mendapat sorakan. Tetapi, tak ada salahnya budaya sopan berlalu lintas itu mulai kita tumbuh kembangkan lagi. Ingat! Lebih baik sedikit lambat asal selamat.
[cq]
sumber:hubdat.web.id
Dapatkan info lain mengenai bengkel modifikasi mobil & bengkel modifikasi motor di ster1.karir.com
Hallo sob, mohon dukungannya ya untuk kontes Sepeda Motor Bebek Injeksi Kencang dan Irit Jupiter Z1 dan juga Sepeda Motor Bebek Injeksi Kencang dan Irit Jupiter Z1, Terima Kasih.